PENGARUH PERCEIVED EASE OF USE DAN PERCEIVED USEFULNESS TERHADAP BEHAVIOR INTENTION TO USE

Nursiah Nursiah

Abstract


Sejumlah literatur dan hasil riset empiris telah menjelaskan bahwa keberhasilan penggunaan teknologi informasi sangat tergantung pada manusia, bukan pada teknologi informasi tersebut. Karena itu suatu teknologi informasi bisa atau tidak bisa diterima oleh seseorang merupakan tahap yang kritis bagi implementasi teknologi informasi tersebut. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi kerangka teoritis dan empiris tentang pengaruh perceived ease of use dan perceived usefulness terhadap behavior intention to use, secara simultan dan secara parsial. Model penelitian yang digunakan adalah replikasi model. Model yang dihasilkan mengidentifikasikan dua variabel eksogen, yaitu perceived ease of use dan perceived usefulness serta satu variabel endogen, yaitu behavior intention to use. Model dianalisis menggunakan regresi linier berganda pada SPSS 17 for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara perceived ease of use dan perceived usefulness dengan behavior intention to use, baik secara simultan maupun parsial. Adapun perubahan perceived ease of use dan perceived usefulness memiliki pengaruh sebesar 71,9% terhadap perubahan behavior intention to use. Sedangkan merupakan variabel yang secara dominan mempengaruhi behavior intention to use adalah perceived ease of use.

Keywords


Perceived Ease of Use; Perceived Usefulness; Behavior Intention to Use

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Elektronik Sistem Informasi dan Komputer (JESIK) telah terindeks oleh: